Mengenal Danish Pastry, Kue Khas Denmark yang Lezat

Danish Pastry adalah kue khas Denmark

Danish pastry adalah roti dengan adonan tepung terigu yang memiliki bentuk cukup unik. Ya, dalam proses pembuatannya, adonan roti untuk danish pastry harus digulung dengan ukuran yang pas sehingga seperti bentuk spiral. Untuk membuat danish pastry memang membutuhkan kemampuan dan pengalaman. Apalagi ada karakteristik di dalam salah satu jenis kudapan ini, termasuk beragam jenisnya. Penasaran untuk mengenal danish pastry lebih dalam?

Karakteristik Danish Pastry

Seperti yang sudah disinggung di atas, danish pastry adalah kue khas Denmark dengan bentuk digulung. Ada karakteristik tersendiri dari kudapan ini sehingga dapat disebut sebagai danish pastry:

  • Setiap lapisan harus mendapatkan aerasi yang tepat agar menghasilkan bentuk sempurna.
  • Lapisan crumb harus jelas dan tegas tapi tidak terpisah antara satu dengan yang lainnya.
  • Kulit danish pastry yang dilapisi icing atau fondant tetap tidak akan terpisah.
  • Kulit danish pastry berwarna keemasan.

Empat karakteristik harus ada di dalam danish pastry untuk mendapatkan hasil sempurna dan layak untuk dijual jika Anda bergerak dalam bisnis pastry.

6 Jenis Danish Pastry

Apakah Anda tahu bahwa ada beberapa jenis danish pastry? Cukup banyak jenis dari kudapan ini. Bahkan mungkin Anda belum pernah melihatnya. 

1. Frosnapper

Frosnapper adalah jenis danish pastry yang memiliki rasa cenderung gurih, namun tetap ada sedikit rasa manis. Bentuk frosnapper memanjang dengan tekstur empuk. Di bagian atasnya selalu diberikan topping biji-bijian agar cita rasanya semakin gurih. Jenis ini cocok untuk disantap bersama kopi dan bagi Anda yang memang kurang rasa manis.

2. Spandauer

Selanjutnya ada spandauer yang dinilai sebagai salah satu jenis danish pastry paling populer. Bentuknya bulat dengan rasa manis yang dominan. Tekstur bagian luarnya renyah, sedangkan empuk di bagian dalam. Rasa manis dari spandauer didapatkan dari isi custard cream di dalam dengan tambahan topping lelehan gula di bagian atasnya. 

3. Direktorsnegl

Direktorsnegl adalah kata dalam bahasa Denmark yang berarti boss snail. Bentuk dari danish pastry ini memang menyerupai siput. Teksturnya cenderung renyah dan sedikit keras. Bagian luar direktorsnegl diberikan balutan cokelat sehingga membuat kudapan ini terhitung yang paling laris di Denmark. Ukurannya pun cukup besar dengan diameter sekitar 11 cm. Biasanya, direktorsnegl sangat cocok sebagai sarapan.

4. Kanelstang

Bentuk dari kanelstang termasuk klasik dengan rasa manis serta lembut ketika disantap. Selain itu, bentuknya juga mengingatkan Anda dengan cinnamon roll. Di bagian atasnya sering diberikan lelehan coklat yang mampu memberikan rasa manis dominan sehingga banyak penikmat jenis danish pastry ini.

5. Romkugler

Bentuk romkugler memang tidak seperti danish pastry kebanyakan. Bahkan cenderung seperti kue bola coklat biasa. Namun romkugler menjadi salah satu jenis danish pastry yang rasa coklatnya sangat terasa. Semakin pekat warnanya, maka semakin banyak pula coklat yang digunakan. Sisi unik dari jenis danish pastry ini adalah bagian luarnya diberikan taburan meses hingga menutupi seluruh permukaan.

6. Tebirkes

Terakhir, ada tebirkes yang memiliki bentuk seperti frosnapper namun berukuran lebih kecil. Rasanya juga gurih dengan sedikit manis. Kemudian di atasnya juga diberikan topping biji-bijian. Supaya lebih nikmat, tebirkes diisi dengan krim manis yang terbuat dari campuran gula, pasta, dan mentega.


Dari seluruh jenis danish pastry di atas, Anda mulai tertarik untuk membuat yang mana? Untuk membuat danish pastry dengan kualitas sempurna, Anda membutuhkan dukungan alat-alat baking yang tepat, termasuk oven. Sinergi Trikarya mempersembahkan convection oven dengan teknologi terdepan. Klik di sini untuk mendapatkan produk dari Sinergi Trikarya.