Apa itu Proofing: Mengenal Teknik Pembuatan Roti

Proofing adalah teknik pengembangan adonan roti

Proofing adalah suatu tahap untuk mengistirahatkan adonan dalam proses pembuatan roti. Tentunya Anda sudah tidak asing dengan tahapan ini, khususnya bagi yang senang membuat roti sendiri. Tujuan dari proses ini yakni membuat roti mampu mengembang dengan sempurna. 

Pada dasarnya, proses proofing ini tidaklah semudah yang dipikirkan. Anda tidak hanya harus mengistirahatkan roti itu dengan benar saja, tetapi masih ada proses kedua yang perlu dilakukan. Penasaran untuk mengenal teknik ini? Berikut penjelasan selengkapnya.

Apa itu Proofing?

Proofing adalah tahapan dalam proses pembuatan roti dengan cara mengistirahatkan adonan. Ada dua tahap dalam proses proofing, proses proofing yang pertama berfungsi untuk menguji kelayakan ragi. Biasanya dilakukan setelah adonan kalis yang membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 30 menit. Kemudian proofing kedua dilakukan setelah proses pertama berhasil. Proofing kedua membutuhkan waktu lebih lama hingga adonan sudah siap untuk dipanggang. 

Manfaat Proofing Menggunakan Proofer

Tadi telah dijelaskan bahwa Anda bisa menggunakan proofer untuk melakukan proses proofing tanpa harus menunggu waktu terlalu lama atau takut adonan menjadi rusak. Ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan ketika memutuskan menggunakan proofer. Apa saja manfaatnya?

  • Suhu dan kelembapan bisa ditentukan sehingga proses proofing adonan roti berjalan baik dan konsisten.
  • Mampu memelihara ragi adonan. Jika kelembapan dan suhu tidak sesuai, maka sudah pasti ragi gagal mengembang.
  • Tidak perlu mengandalkan suhu ruangan untuk proses pengembangan adonan karena tidak dapat dikontrol dengan mudah juga.
  • Memaksimalkan gas yang memang dihasilkan ragi dalam adonan.
  • Memberikan solusi mengatasi masalah tekstur roti yang berongga besar sehingga membuat roti menjadi kempes.
  • Menjadi solusi untuk mengatasi adonan bantat. Roti yang bantat terpengaruhi oleh ragi yang kurang maksimal dan tidak bisa bereaksi secara normal.
  • Mampu mengatasi masalah hasil roti yang keriput serta mengkerut di bagian samping roti. 
  • Ukuran pengembangan roti bisa sama untuk banyak adonan sekaligus.
  • Menawarkan efektivitas dan efisiensi karena mempermudahkan proses proofing. 
  • Terdapat proofer yang memiliki sistem otomatis sehingga suhu, kelembapan, dan hasil yang diinginkan mampu didapatkan. 

Berapa Lama Waktu Proofing Roti?

Banyak yang memahami bahwa proses proofing roti itu harus tepat waktu sesuai dengan resep. Namun sebenarnya proses proofing tidak memiliki aturan waktu tertentu. Alasan utamanya adalah suhu dan takaran resep sangat memengaruhi proses ini.

Salah satu contohnya, jika Anda melakukan proofing adonan pada siang hari di suhu ruangan yang panas, maka proses ini menjadi lebih cepat berhasil daripada biasanya. Sebaliknya, jika proses proofing dilakukan dalam suhu dingin, maka waktu yang dibutuhkan menjadi lebih lama.

Namun cara di atas dilakukan tanpa adanya bantuan proofer, yaitu alat otomatis agar proses proofing akurat sesuai dengan kelembapan dan suhu yang ditentukan. Ketika ukuran adonan sudah mengembang hingga dua kali lipat dari ukuran semula, maka proses pembuatan roti dapat dilanjutkan.

Inilah Rekomendasi Mesin Proofer Terbaik

Dari penjelasan di atas, proofing adalah proses krusial dalam pembuatan roti. Sudah terlihat jelas bahwa proofer menjadi alat yang penting untuk dimiliki ketika menjalankan bisnis roti. Beruntung, sekarang Anda tidak perlu lagi kebingungan mencari proofer dengan kualitas dan fitur terdepan, karena Sinergi Trikarya Perkasa telah menyediakan mesin proofer terbaik di kelasnya. Anda bisa menggunakan mesin ini untuk kebutuhan toko kue dan pastry..