Article

Mixer Spiral Mixer vs Mixer Planetary: Perbedaan dan Kegunaan Masing-Masing

Dalam industri bakery, penggunaan mixer menjadi salah satu tahap paling krusial untuk memastikan kualitas adonan. Dua jenis mixer yang paling umum digunakan adalah mixer spiral dan mixer planetary. Pertimbangan spiral mixer vs planetary mixer penting untuk memahami fungsi dan kebutuhan berbeda dari masing-masing alat. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan untuk kebutuhan yang berbeda pula. Artikel ini akan mengulas secara lengkap perbedaan spiral mixer vs planetary mixer, keunggulan, dan kapan sebaiknya Anda menggunakan masing-masing jenis mixer.


🌪️ Apa Itu Mixer Spiral?

Mixer spiral adalah mixer yang dirancang khusus untuk mengaduk adonan roti yang berat dan tebal, seperti adonan roti tawar, roti manis, dan adonan pizza. Nama “spiral” berasal dari bentuk hook-nya yang berputar dengan gerakan spiral, sementara bowl juga berputar bersamaan. Dalam pembahasan spiraling mixer vs planetary mixer, ini menjadi salah satu titik perbedaan utama.

Ciri khas mixer spiral:

  • Hook dan bowl berputar bersamaan
  • Cocok untuk adonan dengan hidrasi rendah (kental dan berat)
  • Umumnya digunakan untuk produksi besar di industri roti

🌪️ Apa Itu Mixer Planetary?

Mixer planetary adalah mixer serbaguna yang digunakan untuk berbagai jenis adonan ringan hingga sedang, termasuk whipping cream, sponge cake, buttercream, dan adonan kue kering. Spiral mixer vs planetary mixer memiliki keunggulan masing-masing tergantung kebutuhan.

Ciri khas mixer planetary:

  • Bowl diam, sementara alat pengaduk berputar berkeliling (gerakan seperti planet)
  • Dilengkapi dengan tiga jenis pengaduk: whisk, beater, dan dough hook
  • Lebih fleksibel, cocok untuk berbagai jenis produk pastry dan bakery, termasuk ketika membandingkan spiral mixer vs planetary mixer.

⚖️ Perbedaan Utama Spiral dan Planetary Mixer

Perbedaan Spiral Mixer Planetary Mixer
Gerakan Spiral hook dan bowl berputar bersamaan Pengaduk berputar berkeliling bowl
Jenis Adonan Adonan berat dan kental (roti, pizza) Adonan ringan (cake, krim, cookies)
Kapasitas Produksi Besar – cocok untuk skala industri Menengah – cocok untuk bakery skala kecil
Aksesori Umumnya hanya dough hook Whisk, beater, dan dough hook
Harga Lebih mahal Lebih ekonomis
Waktu Pengadukan Lebih cepat untuk adonan roti Lebih lama untuk adonan berat

Kapan Harus Menggunakan Spiral Mixer?

Gunakan spiral mixer jika:

  • Anda memproduksi roti dalam jumlah besar
  • Adonan Anda bertekstur berat dan kental
  • Anda membutuhkan hasil adonan yang elastis dan kalis dengan cepat

Kapan Harus Menggunakan Planetary Mixer?

Gunakan planetary mixer jika:

  • Anda memproduksi beragam jenis produk pastry
  • Anda membutuhkan mixer fleksibel untuk whipping dan mixing
  • Volume produksi tidak terlalu besar, sehingga memilih spiral mixer vs planetary mixer bisa menjadi pertimbangan penting.

💡 Tips Memilih Mixer yang Tepat untuk Usaha Anda

  • Tentukan dulu jenis produk utama yang akan Anda buat
  • Sesuaikan dengan kapasitas produksi harian
  • Pertimbangkan daya listrik dan ruang yang tersedia di dapur produksi
  • Konsultasikan kebutuhan Anda kepada penyedia alat bakery terpercaya seperti PT. Sinergi Trikarya Perkasa

🔧 Rekomendasi Produk Mixer dari Sinergi Trikarya Perkasa

Kami menyediakan berbagai pilihan mixer spiral dan planetary dari brand ternama seperti Sinmag, STP, Syntech, dan lainnya. Semua produk tersedia dengan garansi resmi, layanan servis, dan pelatihan penggunaan mesin jika dibutuhkan. Membandingkan spiral mixer vs planetary mixer dapat membantu Anda menentukan pilihan terbaik.


Memilih mixer yang tepat adalah langkah penting dalam menjaga kualitas produksi bakery Anda. Baik spiral maupun planetary mixer memiliki peran vital masing-masing. Jika Anda masih ragu tentang spiral mixer vs planetary mixer, tim dari PT. Sinergi Trikarya Perkasa siap memberikan konsultasi gratis untuk menentukan jenis mixer yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda.

This post was last modified on January 30, 2026 09:32

marcom

Recent Posts

Overproofing dan Underproofing pada Roti: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya secara Profesional

Dalam produksi roti, istilah overproofing dan underproofing sering menjadi penyebab utama kegagalan hasil akhir. Dua kondisi…

1 week ago

Mesin Dough Divider: Teknologi Presisi untuk Pembagian Adonan Roti yang Konsisten

Mesin dough divider Dalam produksi roti skala profesional, konsistensi ukuran dan berat adonan adalah faktor…

2 weeks ago

7 Peralatan Bakery Wajib untuk Produksi Roti dan Kue Berkualitas Profesional

Alat alat bakery Industri bakery modern tidak lagi bisa bergantung pada keterampilan tangan semata. Untuk…

3 weeks ago

Kesalahan Fatal Membeli Mesin Bakery Tanpa Analisis Produksi: Panduan Lengkap agar Tidak Salah Investasi

Pendahuluan: Mesin Bakery Mahal Paling Sering Rusak di Tahap Keputusan Dalam praktik di lapangan, banyak…

4 weeks ago

Packaging Bakery dari Sudut Pandang Ilmiah: Bagaimana Kemasan Menentukan Umur Simpan, Keamanan, dan Persepsi Kualitas

Kemasan Bukan Sekadar Pembungkus Dalam banyak usaha bakery, kemasan sering dianggap tahap akhir yang “asal…

1 month ago

Ilmu Pendinginan Produk Bakery: Mengapa Cooling Rack, Waktu, dan Suhu Menentukan Kualitas & Umur Simpan

Pendahuluan: Pendinginan Bukan Tahap Pasif, Tapi Tahap Kritis Dalam banyak bakery, pendinginan sering dianggap sebagai:…

1 month ago