Search

Proofer Sinmag

Fungsi Proofer dalam Dunia Bakery dan Cara Menggunakannya dengan Benar

Fungsi Proofer

Dalam proses pembuatan roti dan berbagai produk bakery lainnya, proofer memegang peran yang sangat penting untuk memastikan adonan mengembang secara optimal. Tanpa proses proofing yang tepat, tekstur roti bisa menjadi bantat, tidak empuk, dan tidak menarik secara visual. Artikel ini akan membahas fungsi utama dari proofer, jenis-jenisnya, dan panduan penggunaannya agar hasil baking Anda maksimal. Fungsi utama alat ini adalah untuk membantu pengembangbiakan adonan secara efisien.


🌑️ Apa Itu Proofer?

Proofer adalah mesin yang dirancang untuk mengatur suhu dan kelembapan tertentu guna mempercepat dan menstabilkan proses fermentasi adonan roti. Di dalam proofer, ragi aktif bekerja secara maksimal, menghasilkan gas karbon dioksida yang membuat adonan mengembang secara merata dan lembut.


πŸ” Fungsi Utama Proofer dalam Baking:

  1. Mengontrol Fermentasi Adonan
    Proofer memberikan suhu dan kelembapan ideal (biasanya sekitar 30–40Β°C dengan kelembapan 75–85%) untuk membantu proses fermentasi berlangsung secara konsisten. Fungsi utama proofer juga mencakup kontrol fermentasi.

  2. Mempercepat Proses Proofing
    Dibandingkan dengan fermentasi suhu ruang, proofer mempercepat waktu tunggu sehingga lebih efisien dalam produksi.

  3. Meningkatkan Volume dan Tekstur Roti
    Adonan yang di-proofing dengan benar akan menghasilkan roti yang lebih ringan, berpori halus, dan empuk. Penting untuk mengetahui fungsi dari alat proofer ini.

  4. Mengurangi Risiko Kegagalan
    Dengan kondisi lingkungan yang stabil, risiko adonan terlalu lama atau terlalu cepat mengembang bisa dihindari.


βš™οΈ Jenis-Jenis Proofer

Jenis Proofer Karakteristik Cocok Untuk
Manual Proofer Menggunakan kontrol suhu & kelembapan manual Home baker atau usaha kecil
Digital Proofer Dilengkapi panel digital dan pengaturan otomatis Produksi menengah hingga besar
Proofer Terintegrasi Menyatu dengan oven, umumnya digunakan dalam sistem rotary atau deck Bakery dengan volume produksi besar & efisien

βœ… Cara Menggunakan Proofer yang Benar

  1. Atur suhu dan kelembapan sesuai jenis adonan
    Untuk roti tawar, idealnya di suhu 35Β°C dengan kelembapan 80%.

  2. Masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam loyang
    Tata dengan rapi dan beri jarak antar loyang agar ruang proofing maksimal.

  3. Pantau waktu proofing secara berkala
    Jangan terlalu lama, karena overproofing bisa menyebabkan roti jadi kempis saat dipanggang.

  4. Gunakan timer dan alarm digital jika tersedia
    Ini sangat membantu untuk menjaga konsistensi produksi dalam skala besar. Dalam menggunakan alat ini, ketahui manfaat penting dari fungsi proofer untuk menjaga kualitas.


🧠 Tips Tambahan:

  • Hindari membuka pintu proofer terlalu sering, karena bisa menurunkan suhu dan kelembapan.

  • Bersihkan proofer secara berkala agar tidak menjadi tempat tumbuh jamur atau bakteri.

  • Jika ruangan dapur terlalu dingin, proofer dapat menjadi solusi penting agar fermentasi tetap optimal.


πŸ› οΈ Produk Proofer Terbaik dari Sinergi Trikarya Perkasa

Kami menyediakan berbagai tipe proofer untuk kebutuhan usaha Anda, mulai dari digital proofer 12 tray, 16 tray, hingga proofer kombinasi oven. Semua produk memiliki garansi, layanan after sales, dan pelatihan penggunaan untuk memastikan Anda mengoperasikan mesin dengan benar. Fungsi berbagai tipe ini harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda.


Menggunakan proofer secara benar bukan hanya tentang menghemat waktu, tapi juga memastikan kualitas produk akhir Anda selalu maksimal. Sebagai pelaku usaha bakery, berinvestasi pada proofer adalah langkah cerdas untuk menjaga konsistensi rasa, bentuk, dan tekstur produk Anda.

Planetary Mixer Sinmag

Mixer Spiral Mixer vs Mixer Planetary: Perbedaan dan Kegunaan Masing-Masing

Dalam industri bakery, penggunaan mixer menjadi salah satu tahap paling krusial untuk memastikan kualitas adonan. Dua jenis mixer yang paling umum digunakan adalah mixer spiral dan mixer planetary. Pertimbangan spiral mixer vs planetary mixer penting untuk memahami fungsi dan kebutuhan berbeda dari masing-masing alat. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan untuk kebutuhan yang berbeda pula. Artikel ini akan mengulas secara lengkap perbedaan spiral mixer vs planetary mixer, keunggulan, dan kapan sebaiknya Anda menggunakan masing-masing jenis mixer.


πŸŒͺ️ Apa Itu Mixer Spiral?

Mixer spiral adalah mixer yang dirancang khusus untuk mengaduk adonan roti yang berat dan tebal, seperti adonan roti tawar, roti manis, dan adonan pizza. Nama β€œspiral” berasal dari bentuk hook-nya yang berputar dengan gerakan spiral, sementara bowl juga berputar bersamaan. Dalam pembahasan spiraling mixer vs planetary mixer, ini menjadi salah satu titik perbedaan utama.

Ciri khas mixer spiral:

  • Hook dan bowl berputar bersamaan
  • Cocok untuk adonan dengan hidrasi rendah (kental dan berat)
  • Umumnya digunakan untuk produksi besar di industri roti

πŸŒͺ️ Apa Itu Mixer Planetary?

Mixer planetary adalah mixer serbaguna yang digunakan untuk berbagai jenis adonan ringan hingga sedang, termasuk whipping cream, sponge cake, buttercream, dan adonan kue kering. Spiral mixer vs planetary mixer memiliki keunggulan masing-masing tergantung kebutuhan.

Ciri khas mixer planetary:

  • Bowl diam, sementara alat pengaduk berputar berkeliling (gerakan seperti planet)
  • Dilengkapi dengan tiga jenis pengaduk: whisk, beater, dan dough hook
  • Lebih fleksibel, cocok untuk berbagai jenis produk pastry dan bakery, termasuk ketika membandingkan spiral mixer vs planetary mixer.

βš–οΈ Perbedaan Utama Spiral dan Planetary Mixer

Perbedaan Spiral Mixer Planetary Mixer
Gerakan Spiral hook dan bowl berputar bersamaan Pengaduk berputar berkeliling bowl
Jenis Adonan Adonan berat dan kental (roti, pizza) Adonan ringan (cake, krim, cookies)
Kapasitas Produksi Besar – cocok untuk skala industri Menengah – cocok untuk bakery skala kecil
Aksesori Umumnya hanya dough hook Whisk, beater, dan dough hook
Harga Lebih mahal Lebih ekonomis
Waktu Pengadukan Lebih cepat untuk adonan roti Lebih lama untuk adonan berat

βœ… Kapan Harus Menggunakan Spiral Mixer?

Gunakan spiral mixer jika:

  • Anda memproduksi roti dalam jumlah besar
  • Adonan Anda bertekstur berat dan kental
  • Anda membutuhkan hasil adonan yang elastis dan kalis dengan cepat

βœ… Kapan Harus Menggunakan Planetary Mixer?

Gunakan planetary mixer jika:

  • Anda memproduksi beragam jenis produk pastry
  • Anda membutuhkan mixer fleksibel untuk whipping dan mixing
  • Volume produksi tidak terlalu besar, sehingga memilih spiral mixer vs planetary mixer bisa menjadi pertimbangan penting.

πŸ’‘ Tips Memilih Mixer yang Tepat untuk Usaha Anda

  • Tentukan dulu jenis produk utama yang akan Anda buat
  • Sesuaikan dengan kapasitas produksi harian
  • Pertimbangkan daya listrik dan ruang yang tersedia di dapur produksi
  • Konsultasikan kebutuhan Anda kepada penyedia alat bakery terpercaya seperti PT. Sinergi Trikarya Perkasa

πŸ”§ Rekomendasi Produk Mixer dari Sinergi Trikarya Perkasa

Kami menyediakan berbagai pilihan mixer spiral dan planetary dari brand ternama seperti Sinmag, STP, Syntech, dan lainnya. Semua produk tersedia dengan garansi resmi, layanan servis, dan pelatihan penggunaan mesin jika dibutuhkan. Membandingkan spiral mixer vs planetary mixer dapat membantu Anda menentukan pilihan terbaik.


Memilih mixer yang tepat adalah langkah penting dalam menjaga kualitas produksi bakery Anda. Baik spiral maupun planetary mixer memiliki peran vital masing-masing. Jika Anda masih ragu tentang spiral mixer vs planetary mixer, tim dari PT. Sinergi Trikarya Perkasa siap memberikan konsultasi gratis untuk menentukan jenis mixer yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda.

rekomendasi mesin bakery

Rekomendasi Mesin untuk Bakery Pemula: Investasi Awal yang Tepat

Memulai usaha bakery bisa menjadi langkah bisnis yang menjanjikan, terutama di tengah tingginya permintaan akan roti, kue, dan pastry berkualitas. Namun, salah satu tantangan terbesar adalah memilih mesin bakery yang tepat. Berikut ini adalah rekomendasi dari berbagai mesin bakery agar modal yang dikeluarkan efisien dan hasil produksinya maksimal.

Artikel ini akan membantu Anda memahami apa saja mesin utama yang wajib dimiliki bakery pemula, serta rekomendasi mesin dari Sinergi Trikarya Perkasa yang sudah terbukti andal di ribuan bakery di Indonesia.


🏁 Mesin Utama yang Wajib Dimiliki Bakery Pemula

  1. Mixer Roti (Spiral atau Planetary)
    Fungsi: Menguleni adonan dengan konsistensi dan kecepatan yang tepat.
    β†’ Untuk usaha kecil-menengah, planetary mixer 10–20 liter sudah cukup memadai sesuai rekomendasi mesin bakery untuk hasil terbaik.
  2. Oven (Deck atau Convection)
    Fungsi: Memanggang roti dan kue dengan suhu yang stabil.
    β†’ Deck oven 1 deck 2 tray cocok untuk pemula karena hemat daya dan hasil panggangan merata sesuai rekomendasi.
  3. Proofer (Fermentasi Adonan)
    Fungsi: Membantu adonan mengembang secara sempurna.
    β†’ Gunakan proofer 12 tray untuk efisiensi dan kapasitas produksi awal.
  4. Dough Divider (Pembagi Adonan)
    Fungsi: Membagi adonan dengan ukuran yang seragam.
    β†’ Bermanfaat jika Anda mulai memproduksi dalam jumlah banyak, misalnya 100+ roti/hari.
  5. Meja Stainless + Rak Loyang
    Fungsi: Area kerja dan penyimpanan adonan atau produk sebelum/dan setelah dipanggang.
    β†’ Wajib dimiliki untuk kebersihan dan efisiensi kerja.

πŸ“ˆ Mengapa Mesin yang Tepat Penting untuk Pemula?

  • Efisiensi Waktu & Tenaga
    Mesin yang andal akan mempercepat proses produksi dan mengurangi kelelahan kerja manual. Ini adalah bagian dari rekomendasi mesin bakery yang penting.
  • Hasil Konsisten & Profesional
    Mesin standar industri membuat hasil roti dan kue Anda seragam dari segi rasa, bentuk, dan tekstur.
  • Meminimalkan Kegagalan Produksi
    Mesin berkualitas membantu mengurangi risiko adonan gagal, overbake, atau bantat.

🎯 Rekomendasi Mesin untuk Bakery Pemula dari Sinergi Trikarya Perkasa

Nama Mesin Tipe & Ukuran Kelebihan
Planetary Mixer 10–20 Liter Mudah digunakan, cocok untuk adonan kue dan roti ringan
Deck Oven Sinmag 1 Deck 2 Tray Stabil, hemat daya, hasil panggangan merata
Proofer Stainless Steel Kapasitas ideal, digital panel, menjaga kelembapan dan suhu optimal
Meja + Rak Stainless Customizable Tahan lama, desain ergonomis

Semua mesin ini tersedia lengkap di Sinergi Trikarya Perkasa, dilengkapi garansi, pelatihan penggunaan, dan layanan after sales.


πŸ’‘ Tips Memilih Mesin untuk Bakery Baru:

  • Pertimbangkan volume produksi harian: Jangan beli mesin terlalu besar jika kapasitas produksi masih kecil, sesuai rekomendasi mesin bakery.
  • Pilih mesin multifungsi: Planetary mixer bisa untuk adonan roti, cake, bahkan kue kering.
  • Gunakan mesin hemat energi: Efisiensi biaya listrik sangat penting di awal usaha.
  • Utamakan kualitas, bukan hanya harga murah: Mesin berkualitas buruk justru bisa merugikan di jangka panjang, jadi perhatikan rekomendasi mesin bakery sesuai kebutuhan.

Memulai usaha bakery tak harus rumit jika Anda didukung dengan peralatan yang tepat. Dengan memilih mesin yang sesuai kebutuhan dan berkualitas, Anda bisa meningkatkan efisiensi, menjaga konsistensi produk, dan mempercepat pertumbuhan bisnis.
Bersama Sinergi Trikarya Perkasa, Anda akan mendapatkan solusi lengkap dari peralatan hingga pelatihan baking profesional.

Tips Merawat Mesin Roti

Tips Merawat Mesin Roti Agar Awet dan Tahan Lama

Dalam dunia usaha bakery, mesin roti seperti mixer, oven, proofer, dan dough divider merupakan investasi utama yang menunjang kelancaran produksi. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku usaha untuk mencari tips merawat mesin roti dengan baik. Namun, banyak pelaku usaha yang hanya fokus pada penggunaannya tanpa memperhatikan perawatan. Padahal, perawatan mesin roti yang baik adalah kunci agar mesin tetap awet, optimal, dan tidak mudah rusak.

Dalam artikel ini, kami akan membagikan berbagai tips merawat mesin roti agar awet dan tahan lama, berdasarkan pengalaman teknisi ahli dan standar industri bakery.


1. Bersihkan Mesin Setelah Digunakan

🧽 Mengapa penting?
Sisa adonan, tepung, atau minyak yang tertinggal bisa menjadi kerak dan mempengaruhi performa mesin.

Tips Membersihkan:

  • Gunakan kain lembap untuk bagian luar mesin
  • Untuk bagian dalam, gunakan sikat halus atau kuas makanan
  • Jangan semprot langsung dengan air (kecuali mesin berlabel waterproof)
  • Keringkan dengan kain kering untuk mencegah karat

2. Hindari Overcapacity (Kapasitas Berlebih)

🚫 Kesalahan umum: Mengisi mixer atau oven melebihi kapasitas yang dianjurkan.

Dampak negatifnya:

  • Mesin cepat panas dan aus
  • Gear dan motor rentan jebol
  • Kualitas hasil adonan jadi tidak merata

βœ… Selalu baca manual kapasitas maksimal. Misalnya:

  • Mixer 10L ➝ ideal untuk Β±1 kg adonan kering
  • Oven 1 deck 2 tray ➝ ideal untuk 20–25 roti ukuran kecil per baking

3. Gunakan Mesin Sesuai Fungsi

πŸ”§ Jangan gunakan planetary mixer untuk adonan roti berat dalam jumlah besarβ€”gunakan spiral mixer.
Jangan gunakan oven deck untuk produk yang butuh perputaran udara intens seperti puff pastryβ€”gunakan convection oven.

β›” Pemakaian yang salah ➝ mesin rusak sebelum waktunya.


4. Cek Gearbox dan Oli Secara Berkala

Beberapa mesin seperti spiral mixer dan dough divider menggunakan gearbox dan pelumas oli di dalamnya.

Tips:

  • Periksa level oli minimal 1x per bulan
  • Ganti oli setiap 6–12 bulan
  • Gunakan oli food-grade (jika bersentuhan dengan area produk)

5. Letakkan Mesin di Tempat yang Kering dan Rata

🌑️ Hindari lokasi yang lembap atau terkena air terus-menerus.
πŸ”© Letakkan mesin di tempat rata agar tidak miring saat bekerja (bisa mempengaruhi motor dan bearing).


6. Gunakan Stabilizer untuk Mesin Listrik

πŸ”Œ Mesin seperti mixer, oven listrik, dan dough roller sensitif terhadap tegangan listrik.

Gunakan stabilizer atau UPS untuk:

  • Mencegah lonjakan arus listrik yang bisa membakar motor
  • Memperpanjang umur elektronik internal mesin

7. Lakukan Servis Berkala

πŸ› οΈ Sama seperti mobil, mesin roti juga butuh servis.
Idealnya dilakukan setiap 6 bulan sekali, terutama untuk:

  • Pembersihan menyeluruh bagian dalam
  • Pemeriksaan motor, kabel, dan kontrol panel
  • Kalibrasi suhu (untuk oven dan proofer)
  • Penggantian spare part aus (segel, gear, tali penggerak)

πŸ“Œ Di Sinergi Trikarya Perkasa, kami menyediakan layanan servis berkala & spare part original.


8. Simpan Manual dan Catatan Perawatan

πŸ“’ Simpan buku manual dan buat catatan:

  • Tanggal pembelian
  • Tanggal servis terakhir
  • Spare part yang pernah diganti
  • Nama teknisi (jika menggunakan layanan profesional)

Ini akan sangat membantu saat klaim garansi atau servis lanjutan.


9. Gunakan Suku Cadang Asli

πŸ”§ Hindari menggunakan spare part KW atau tidak sesuai spesifikasi pabrik.
Hal ini bisa menurunkan performa, membuat mesin lebih cepat rusak, atau bahkan membatalkan garansi.

πŸ›’ Sinergi Trikarya Perkasa menyediakan suku cadang resmi untuk mesin seperti Sinmag, Jim-Mate, Qin-Li, Yang Jenq, NHA, Syntech dan lain-lain.


10. Edukasi Karyawan Pengguna

πŸ‘¨β€πŸ³ Banyak kerusakan mesin disebabkan oleh penggunaan yang tidak tepat dari operator.

Solusinya:

  • Beri pelatihan singkat sebelum menggunakan mesin
  • Tempelkan instruksi singkat di dekat mesin (misal: kapasitas max, cara mematikan dengan benar)
  • Buat SOP penggunaan mesin di dapur produksi

Bonus: Daftar Perawatan Harian & Bulanan

πŸ—“οΈ Perawatan Harian

  • Bersihkan setelah dipakai
  • Periksa kondisi kabel listrik
  • Cek suhu oven (apakah stabil)

πŸ—“οΈ Perawatan Bulanan

  • Cek kondisi motor dan suara mesin
  • Periksa baut dan sambungan
  • Bersihkan kipas atau ventilasi

πŸ—“οΈ Perawatan Semesteran

  • Ganti oli gearbox
  • Kalibrasi suhu mesin oven
  • Servis profesional

Kesimpulan

Mesin roti adalah jantung produksi bisnis bakery Anda. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa memperpanjang umur mesin hingga bertahun-tahun, menghemat biaya, dan menjaga kualitas produk tetap konsisten. Perawatan bukan hanya tanggung jawab teknisi, tapi bagian dari manajemen dapur yang baik.

Jika Anda membutuhkan panduan perawatan atau servis, PT Sinergi Trikarya Perkasa siap membantu dengan teknisi profesional dan produk original.


πŸ”§ Butuh bantuan servis atau perawatan mesin roti?
πŸ“ž Hubungi tim teknisi kami di WhatsApp atau kunjungi showroom kami.
πŸ›’ Temukan produk mesin bakery lengkap & garansi resmi hanya di PT Sinergi Trikarya Perkasa.

perbedaan planetary mixer dan spiral mixer

Perbedaan Planetary Mixer dan Spiral Mixer: Mana yang Lebih Cocok?

Perbedaan Planetary Mixer dan Spiral Mixer

Saat membangun usaha bakery atau roti, salah satu investasi alat paling penting adalah mixer. Di pasaran, ada dua jenis mixer roti yang paling sering digunakan, yaitu Planetary Mixer dan Spiral Mixer. Meski keduanya sama-sama digunakan untuk mengaduk adonan, ternyata cara kerja, hasil adonan, dan fungsinya sangat berbeda.

Melalui artikel ini, kami akan menjelaskan secara lengkap perbedaan Planetary Mixer dan Spiral Mixer, serta membantu Anda menentukan mana yang lebih cocok untuk usaha Anda.


1. Pengertian dan Cara Kerja

Planetary Mixer

Cara kerja:
Mangkuk (bowl) diam, sementara pengaduk berputar mengelilingi sumbu dan juga pada porosnya sendiriβ€”seperti pergerakan planet.

Penggunaan:
Multifungsi, bisa digunakan untuk mengocok telur, membuat adonan ringan, adonan kue, butter cream, hingga roti ringan.


Spiral Mixer

Cara kerja:
Mangkuk dan spiral hook (pengaduk) berputar secara bersamaan. Desain ini membuat adonan cepat kalis karena tekanan dan rotasi yang lebih stabil.

Penggunaan:
Khusus untuk adonan berat seperti roti manis, roti tawar, pizza, dan donat dalam jumlah besar.


2. Perbedaan Utama

Aspek Planetary Mixer Spiral Mixer
Gerakan Pengaduk berputar, mangkuk diam Pengaduk & mangkuk berputar bersamaan
Jenis Adonan Ringan – sedang (kue, telur, cream) Berat (roti, pizza, donat)
Waktu Pengulenan Lebih lama Lebih cepat (adonan lebih cepat kalis)
Fungsi Serbaguna, bisa untuk whipping & mixing Khusus untuk menguleni adonan berat
Tingkat Panas Lebih tinggi (karena gesekan) Lebih rendah (adonan tidak cepat panas)
Harga Lebih murah Lebih mahal, tetapi hasil optimal
Ukuran Umumnya lebih kecil Lebih besar dan berat

3. Kapan Harus Menggunakan Planetary Mixer?

Gunakan Planetary Mixer jika:

βœ… Anda memulai usaha skala kecil
βœ… Produk utama Anda adalah cake, kue kering, bolu, atau butter cream
βœ… Anda ingin mixer multifungsi (bisa kocok telur, buat adonan ringan)
βœ… Anda memiliki keterbatasan daya listrik dan ruang

Contoh Produk:

  • STP-7L – 7 liter, 3 fungsi pengaduk
  • Sinmag SM-10L – Cocok untuk kue dan adonan ringan

4. Kapan Harus Menggunakan Spiral Mixer?

Gunakan Spiral Mixer jika:

βœ… Anda fokus pada roti manis, roti sobek, donat, pizza
βœ… Anda ingin adonan lebih cepat kalis
βœ… Produksi Anda sudah skala menengah ke atas
βœ… Anda ingin mixer yang tahan beban berat

Contoh Produk:

  • STP-SP30 – 30 Liter, harga terjangkau, hasil optimal untuk roti
  • Sinmag SM2-25 – 25 liter, cocok untuk produksi harian

5. Hasil Adonan: Mana yang Lebih Bagus?

  • Planetary Mixer: Adonan roti bisa dibuat, tapi lebih lama dan hasilnya tidak seelastis spiral mixer. Lebih cocok untuk cake atau adonan ringan.
  • Spiral Mixer: Hasil adonan lebih cepat kalis, tidak cepat panas, dan tekstur roti menjadi lebih lembut dan elastis.

6. Perbandingan Listrik & Konsumsi Energi

Jenis Mixer Kapasitas Daya Rata-rata Konsumsi Energi
Planetary Mixer 5–20L 200–800 watt Rendah
Spiral Mixer 20–60L 1000–2500 watt Menengah–Tinggi

Catatan:
Jika daya listrik terbatas, pilih planetary mixer. Namun, untuk produktivitas lebih tinggi, spiral mixer lebih efisien dalam jangka panjang.


7. Mana yang Lebih Cocok untuk Usaha Anda?

Usaha Anda Rekomendasi Mixer
Home bakery Planetary Mixer 7–10L
Toko kue dan cake Planetary Mixer 10–20L
Toko roti (skala sedang) Spiral Mixer 20–40L
Produksi roti besar Spiral Mixer 50L ke atas

8. Rekomendasi Produk dari Sinergi Trikarya Perkasa

πŸ”Ή Planetary Mixer STP-7L
– Kapasitas 7 liter, 3 pengaduk, cocok untuk cake dan cream
πŸ”Ή Sinmag SM-10L
– Cocok untuk usaha cake & bakery skala kecil
πŸ”Ή Spiral Mixer STP-SP20
– Kapasitas 20 liter, kuat & hemat daya
πŸ”Ή Sinmag SM2-25
– Mixer spiral profesional untuk toko roti
πŸ”Ή Planetary Mixer STP-40L
– Untuk skala besar, body full stainless

Semua produk tersedia di cabang Jakarta dan Semarang, serta toko online resmi Tokopedia.


Kesimpulan

Pemilihan mixer yang tepat bukan hanya soal harga, tapi soal kebutuhan produksi dan jenis produk yang dibuat. Jika Anda memerlukan fleksibilitas dan multifungsi, Planetary Mixer adalah pilihan. Namun, jika Anda fokus pada roti, Spiral Mixer akan memberikan hasil maksimal.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim Sinergi Trikarya Perkasa agar Anda tidak salah pilih!


πŸ“ž Ingin tahu mixer mana yang paling cocok untuk usaha Anda?
πŸ’¬ Konsultasikan dengan kami GRATIS!
πŸ›οΈ Cek katalog lengkap Sinergi Trikarya Perkasa

Back to Top
Product has been added to your cart