20 Contoh Produk Pastry dan Bakery Saat Ini

20 contoh produk pastry dan bakery

Berbisnis di bidang bakery dan pastry masih menjadi hal yang menguntungkan saat ini. Penikmat makanan manis tak hanya membeli produk bakery untuk disantap sendirian, tapi juga menjadikannya sebagai hadiah untuk orang terkasih mereka. Bila Anda hendak berkecimpung di dunia bakery atau ingin menambah manisan untuk menu restoran dan kafe, wajib diketahui bahwa ada banyak sekali jenis produk pastry dan bakery. Lewat artikel ini, Sinergi Trikarya akan memberikan 20 contoh produk pastry dan bakery yang bisa Anda jadikan menu unggulan di toko Anda.

Produk bakery memang sudah dikenal secara luas di Indonesia. Pastry sendiri termasuk dalam jenis produk bakery, hanya saja pastry juga terdiri atas berbagai jenis, sama halnya dengan roti dan kue. Untuk itu, mari kita mengenal dulu apa saja yang termasuk produk pastry dan bakery.

Contoh Produk Pastry dan Bakery yang Populer

Produk Bakery

1. Roti

Roti menjadi produk bakery yang telah umum dikenal di Indonesia. Beberapa orang Indonesia bahkan menjadikan roti sebagai menu sarapan mereka. Ternyata, bahan dasar untuk membuat roti sangatlah sederhana. Anda hanya memerlukan tepung, ragi, air dan garam untuk membuat roti.

Roti sendiri memiliki berbagai jenis dan bentuk, seperti roti tawar, shortbread, roti gulung dan lain-lain. Agar bisnis bakery Anda bisa memperoleh keuntungan yang lebih banyak, mulailah bereksperimen dengan jenis-jenis roti tersebut. Anda juga bisa menambahkan bahan lain sehingga bisa membuat signature bread yang menjadi ciri khas roti milik usaha Anda.

2. Donat

Produk bakery yang identik dengan lubang di tengah ini sering menjadi teman ngemil saat sedang bekerja, bersantai, bahkan bisa digunakan sebagai menu sarapan. Tak hanya berlubang di tengah, donat juga bisa berupa kue bulat dengan isian di dalamnya, seperti krim, custard, dan jeli.

Membuat donat bisa digunakan dengan dua cara, yaitu menggoreng dalam minyak (deep fry) atau dipanggang dengan oven. Setelah dimasak, donat biasanya diberikan topping gula halus, lapisan stroberi, cokelat, karamel, dan lain-lain. Donat sendiri ada dua jenis, yaitu donat ragi dan donat kue. Bedanya, donat ragi lebih ringan dan empuk dibandingkan donat kue.

3. Pai (pie)

Pai adalah makanan produk bakery yang dipanggang terbuat dari beberapa lapisan adonan tipis yang membentuk cangkang dan memiliki isian yang manis atau asin. Berbeda dengan produk bakery lainnya yang umumnya bersifat lembut, pai biasanya memiliki tekstur yang garing.

Pai bisa dijadikan menu makan malam dengan isian dagingnya. Jenis bakery ini memiliki banyak varian isian yang sudah ada sejak turun temurun. Varian isian tersebut umumnya manis, seperti apel, stroberi, blackberry, cherry, krim, dan custard. Bentuknya juga bermacam-macam, ada double crust pie, hand-pie, pai dengan topping buah, crostatas, dan lain-lain

4. Bagel

Sekilas bentuk bagel mirip dengan donat karena ada lubang di tengahnya. Perbedaannya, bagel lebih keras dan memakannya bisa dengan cara dipotong menggunakan pisau. Bagel adalah produk bakery yang populer disantap sebagai sarapan.

Biasanya, bagel berwarna coklat dengan tekstur yang tebal dan garing. Bagel juga memiliki topping layaknya donat, seperti biji wijen. Anda bisa juga menjual bagel sebagai salah satu variasi menu di toko, meskipun bagel lebih sering dijual secara homogen.

5. Kue

Siapa yang tidak cinta dengan kue? Kue sendiri berbagai macam, bahkan di Indonesia ada berbagai jenis kue tradisional. Biasanya, jenis kue yang disediakan di toko adalah kue lapis, cupcake, cheesecake, brownies, dan lain-lain. Namun, Anda bisa juga memvariasikan menu kue di toko dengan menambahkan berbagai macam kue tradisional khas Indonesia.

Bentuk kue yang bermacam-macam pun mengundang perhatian banyak pembeli. Ada yang dibuat secara sederhana, ada pula yang dibuat mewah dan dekoratif sesuai dengan event yang dialami oleh pembeli, seperti kue pernikahan, kue ulang tahun, baby shower, bridal shower, dan banyak lagi.

Anda juga bisa membuat ragam kue berdasarkan bahannya. Ada kue yang mengandung lemak, biasanya memiliki bahan minyak dan mentega. Ada pula kue yang tidak mengandung lemak sama sekali, seperti foam cake.

6. Permen

Siapa sangka, ternyata manisan yang populer di kalangan anak-anak ini juga termasuk produk bakery. Jenis permen yang termasuk dalam produk bakery bermacam-macam, ada nougat, praline, fudge, karamel dan toffee. Kesamaannya, semuanya sama-sama mengandung gula, hanya saja takaran yang digunakan berbeda.

Selain itu, permen juga bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bersifat kristal dan nonkristal. Perbedaannya adalah kandungan kandungan kristal di bentuk terakhirnya. Contoh permen yang mengandung kristal adalah nougat dan fudge, sementara permen seperti lolipop dan karamel tidak mengandung kristal.

7. Manisan Berbahan Cokelat

Cokelat juga adalah salah satu produk bakery yang disukai oleh semua orang. Makanan ini sering juga dijadikan bahan untuk memproduksi bakery, tergantung bahan yang terkandung di dalamnya. Manisan berbahan cokelat biasanya terbuat dari kakao, cokelat susu, hingga cokelat pahit.

Untuk menjualnya, Anda bisa membuat berbagai macam kreasi manisan dengan cokelat. Apalagi variasinya beragam saat ini, sehingga menambah kreatifitas sang koki toko Anda untuk menciptakan manisan berbahan cokelat yang bisa menjadi signature dish. 

8. Biskuit

Biskuit adalah salah satu produk bakery yang dipanggang. Anak-anak juga bisa membuat biskuit di rumah mereka sebagai hadiah untuk temannya. Keunikannya, biskuit bisa dibuat dalam berbagai bentuk dan cara, bahkan bisa diisi dengan isian yang bermacam-macam.

Biskuit bisa dijadikan sebagai makanan penutup atau dessert, terutama dalam beberapa acara informal. Meskipun harganya relatif murah, membuat biskuit dengan telaten dan bahan yang tepat akan menghasilkan keuntungan besar untuk toko Anda.

9. Quick-breads

Quick-breads adalah jenis roti kecil dengan variasi bentuk dan rasa. Muffin beri, roti pisang, kue kopi, donat, semua itu termasuk ke dalam quick-bread. Ciri khasnya, roti-roti tersebut dipanggang dan menggunakan bahan kimia seperti baking soda ketimbang ragi untuk membuat kuenya mengembang. 

10. Puding

Puding juga termasuk produk bakery dengan bahan yang lebih empuk. Umumnya, kita menemukan puding yang lembut, seperti puding cokelat yang dimasak dengan cara direbus. Ternyata, puding juga bisa dibuat dengan cara dipanggang, dikukus, atau malah didinginkan. Jenis puding pun bervariasi. Ada puding yang berbahan dasar roti dan telur, ada pula puding kukus yang dimasak layaknya kue.

Baca juga: Ragam Peralatan Bakery dan Fungsinya

Produk Pastry

11. Puff Pastry

Puff pastry populer dan mudah ditemukan di Indonesia dan memiliki bentuk yang mirip dengan kue kering. Pastry ini dibuat dari adonan yang dilipat, setiap lipatannya dilapisi dengan butter atau mentega khusus pastry. Hasil akhirnya, terbentuklah pastry yang tipis, ringan dan renyah.

Puff pastry dinilai sebagai pastry profesional. Waktu pembuatannya memang lama, tapi akan membawa hasil yang memuaskan apabila dibuat dengan telaten. Biasanya, rasa puff pastry cenderung asin dengan isian daging.

12. Choux Pastry

Produk pastry ini lebih dikenal sebagai kue sus di Indonesia, malahan bisa ditemukan sebagai snack saat seminar atau acara. Ternyata, adonan choux pastry dimasak dua kali sebelum diisi dengan krim di dalamnya. 

Pertama, dimasak di kompor dengan menggunakan panci. Adonan tersebut kemudian dibentuk puff kecil, dan dipanggang sehingga terbentuklah kue kering yang ringan dan menggembung dan siap diisi dengan isian krim atau cokelat. Choux pastry juga bisa dibuat memanjang sehingga menghasilkan kue seperti eclair atau churros.

13. Short Pastry

Short pastry di Indonesia juga dikenal sebagai kue tart mini atau pai mini. Proses pembuatan short pastry sangat sederhana, hanya membutuhkan tepung terigu, gula, garam, lemak dan air. Dalam prosesnya, semua bahan-bahan tersebut dicampur sehingga menghasilkan tekstur yang garing. Di Indonesia, short pastry umum ditemukan dengan potongan buah di atasnya. 

14. Filo Pastry

Jenis pastry ini berasal dari Mediterania dan memiliki bentuk yang mirip dengan puff pastry. Filo pastry dibuat dari lapisan adonan yang tipis dan digunakan sebagai menu makanan manis dan asin. 

Dibuat dengan tepung tinggi gluten, proses pembuatan filo pastry sangatlah sulit. Bentuknya yang tipis, mudah kering dan rapuh membuat filo pastry harus dibuat dengan hati-hati. Sebelum dibentuk, adonannya harus dilapisi minyak atau mentega cair. Filo pastry sering ditemukan dalam bentuk strudel, baklava, dan samosa.

15. Croissant

Croissant merupakan produk pastry yang dibuat menyerupai bulan sabit. Biasanya, pastry ini lebih mudah ditemukan di toko kue atau coffee shop di Indonesia. Croissant lebih familiar disantap sebagai teman minum teh atau kopi.

Proses pembuatan croissant terbilang lama karena adonan croissant harus dilipat berkali-kali. Belum lagi, kita harus menambahkan ragi di dalam setiap lipatannya agar adonan croissant bisa mengembang saat dimasak.Setelah dipanggang, croissant menjadi lebih beremah di luar, tapi lembut di dalam.

16. Danish Pastry

Danish pastry mirip dengan croissant dan puff pastry, bahkan pembuatan Danish pastry juga mirip dengan pembuatan croissant. Bedanya, waktu yang digunakan untuk membuat danish pastry lebih singkat, rasanya pun lebih manis. Kandungan mentega dan telur dalam Danish pastry juga lebih banyak. Selain itu, adonan Danish pastry juga dibuat dalam berbagai bentuk.

17. Flaky Pastry

Flaky pastry hampir mirip dengan puff pastry. Produk pastry ini menggunakan sering ditemukan berupa pai dengan cita rasa asin, rol sosis, dan kue puff berisi selai. Flaky pastry lebih cocok dibuat dalam kondisi yang sejuk, serta harus didinginkan selama proses pembuatannya. Tujuannya adalah menghindari bahan lemak seperti minyak atau mentega meleleh saat dimasak.

18. Suet Crust Pastry

Suet Crust pastry merupakan pastry tradisional asal Inggris yang digunakan sebagai bahan puding dengan cara dikukus atau direbus. Pastry ini juga digunakan dalam membuat dumplings. Suet crust pastry dibuat dengan tepung self-raising, suet atau lemak yang sudah diparut. Jenis pastry ini biasanya dibuat dengan kekenyalan yang ringan tapi mampu membuat kenyang.

19. Hot Water Crust Pastry

Seperti namanya, adonan pastry ini dibentuk dengan tangan ketika masih hangat. Hot water crust pastry sangat kaya bahan dan bentuknya juga gurih. Jenis pastry ini dibuat dengan cara merebus adonan yang berbahan tepung, garam, kuning telur, dan bahan berlemak. Bahan-bahan tersebut haruslah dicampur, dibentuk dan didiamkan dulu sehingga berbentuk adonan. Setelah direbus, adonan tersebut bisa diisi, ditutup atau dihias sebelum dipanggang.

20. Pate Sucree Pastry

Dari namanya, kita bisa menebak bahwa pastry ini berasal dari Perancis. Bentuknya tipis dengan rasa yang manis. Pate Sucree pastry membutuhkan gula dan kuning telur untuk menghasilkan pastry yang manis dan kaya rasa. Ketika dimakan, kita dapat merasakan sensasi renyah dan adonan tipis di mulut.Itulah 20 contoh produk pastry dan bakery yang bisa dijadikan menu untuk toko Anda. Agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, Anda tidak hanya membutuhkan bahan yang berkualitas, tapi juga peralatan dan mesin yang tepat. Sinergi Tri Karya bisa menjadi solusi untuk usaha bakery dan pastry Anda. Hubungi kami segera untuk konsultasi dan pembelian mesin bakery dan pastry demi kemajuan usaha Anda.